Kategori: PegBintangKab

  • Kapolda Papua Tegaskan Komitmen Penanganan Keamanan di Pegunungan Bintang pada Rakor Kemenko Polhukam

    Kapolda Papua Tegaskan Komitmen Penanganan Keamanan di Pegunungan Bintang pada Rakor Kemenko Polhukam

    Pegbintangkab.go.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, menegaskan komitmen Polri dalam upaya penanganan keamanan bagi warga Papua, khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (27/5/2025).

    Rakor yang turut melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah tersebut bertujuan untuk melakukan identifikasi terhadap berbagai macam potensi ancaman terhadap masyarakat dan pertahanan negara, utamanya di wilayah Papua yang hingga kini masih menghadapi dinamika keamanan.

    Menurut Kapolda Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, langkah koordinasi ini sangat positif untuk memproteksi masyarakat dari berbagai kemungkinan ancaman, sekaligus menyinergikan langkah-langkah penanganan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

    “Pegunungan Bintang perlu mendapat atensi serius dari negara, termasuk Polri yang siap mendukung program yang sedang dilakukan pemerintah daerah,” ujar Kapolda.

    Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Bupati Pegunungan Bintang, Prof. Sarjono, yang turut hadir dalam rakor tersebut, menyampaikan paparan mengenai urgensi percepatan pembangunan di wilayahnya. Menurut Prof. Sarjono, Pegunungan Bintang sebagai beranda terdepan negara memerlukan pembangunan yang cepat dan merata.

    “Pegunungan Bintang sebagai beranda negara harus dibangun secara cepat, terutama infrastruktur seperti jalan, jembatan, termasuk pos lintas batas negara (PLBN) yang sudah diusulkan Pemda Pegunungan Bintang,” papar Prof. Sarjono.

    Lebih lanjut, Prof. Sarjono memberikan contoh konkret mengenai aspek pendidikan dan kerjasama regional yang memerlukan perhatian khusus. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang saat ini telah menerima mahasiswa dari negara tetangga, Papua Nugini, untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Okmin Papua.

    “Ini membutuhkan perhatian secara khusus. Upaya kerjasama antara Universitas Okmin dengan mahasiswa Papua Nugini juga sedang dilakukan dan itu perlu mendapat atensi pemerintah pusat,” tambah Prof. Sarjono, menggarisbawahi pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat untuk inisiatif-inisiatif strategis di daerah. (Kominfo_Pegbin)

  • Kemenlu Apresiasi Langkah Pemkab Pegunungan Bintang Terima Mahasiswa PNG di Universitas Okmin

    Kemenlu Apresiasi Langkah Pemkab Pegunungan Bintang Terima Mahasiswa PNG di Universitas Okmin

    PEGBINTANGKAB.GO.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pegunungan Bintang dalam memajukan sektor pendidikan dan mempererat hubungan internasional kembali mendapat perhatian positif dari pemerintah pusat. Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, S.IP., M.Si., pada Selasa (27/5/2025), melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Jakarta.

    Pertemuan ini bertujuan membahas dukungan pemerintah pusat terhadap Universitas Okmin yang telah mulai menerima mahasiswa asal Papua Nugini (PNG).

    Dalam diskusi yang berlangsung serius tersebut, Direktur Pasifik dan Oseania Kemenlu RI, Adi Dzulfuat, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan Pemkab Pegunungan Bintang.

    “Pihak Kementerian Luar Negeri memberi apresiasi atas apa yang sedang dilakukan pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang, khususnya menerima mahasiswa asal Papua Nugini,” ujar Adi Dzulfuat seperti dikutip dari OkminTv di Jakarta, usai pertemuan dengan Bupati Spei Yan Bidana.

    Adi Dzulfuat menilai bahwa program pendidikan di Universitas Okmin yang melibatkan mahasiswa dari negara tetangga tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hubungan bilateral antara Indonesia dan Papua Nugini. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa PNG di Pegunungan Bintang dapat mempererat tali persaudaraan yang sudah terjalin antara warga kedua negara, khususnya di wilayah perbatasan.

    Sementara itu, Bupati Spei Yan Bidana menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat, melalui Kementerian Luar Negeri, dapat memberikan dukungan konkret dan menindaklanjuti program yang tengah diupayakan oleh pemerintah daerah.

    “Saya berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri dapat menindaklanjuti program yang sedang dilakukan Pemerintah Daerah melalui pendidikan di Universitas Okmin Papua,” ungkap Bupati.

    Kunjungan dan pembahasan kerjasama ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemkab Pegunungan Bintang untuk memastikan masa depan generasi muda, terutama di bidang pendidikan, mendapat perhatian dan dukungan berkelanjutan. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan perbatasan serta memperkuat diplomasi lunak melalui sektor pendidikan. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Atase Pertahanan Papua Nugini untuk Indonesia, Kolonel Dominic Bulungol, dan Prof. Sarjono, yang turut memberikan perhatian terhadap pengembangan kerjasama pendidikan ini. (Kominfo_Pegbin)

  • Bupati Pegunungan Bintang Intensifkan Koordinasi dengan Pusat, Akselerasi Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas

    Bupati Pegunungan Bintang Intensifkan Koordinasi dengan Pusat, Akselerasi Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas

    Pegbintangkab.go.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pegunungan Bintang terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat realisasi berbagai program pembangunan strategis.

    Upaya ini mendapatkan atensi positif dari pemerintah pusat, terbukti dengan serangkaian pertemuan yang dilakukan Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, S.IP., M.Si., didampingi Staf Khusus Bupati, Profesor Sarjono, di Jakarta dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

    Kunjungan kerja ke ibu kota tersebut bertujuan untuk memastikan berbagai rencana program maupun usulan yang telah disampaikan oleh Pemkab Pegunungan Bintang dapat terakomodasi dan terlaksana pada tahun anggaran 2025 maupun tahun-tahun berikutnya.

    Salah satu pertemuan penting berlangsung pada Selasa (27/5/2025) di mana Bupati Spei Yan Bidana diterima langsung oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Diana Kusumastuti, M.T., di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, Bupati secara khusus menyampaikan dan membahas usulan program percepatan pembangunan abutmen Jembatan Digul serta penanganan ruas jalan Oksibil – Waropko.

    “Ruas jalan Oksibil – Waropko ini merupakan akses strategis yang sangat vital bagi kami. Kelancaran ruas ini akan berdampak langsung pada efisiensi distribusi logistik, bahan bangunan, serta pemenuhan berbagai kebutuhan pokok masyarakat di Pegunungan Bintang,” papar Bupati Spei Yan Bidana sebagaimana dilaporkan dari Jakarta.

    Selain kedua fokus utama tersebut, Pemkab Pegunungan Bintang juga mengusulkan pembangunan ruas jalan Iwur – Tarub yang terkoneksi hingga perbatasan negara tetangga, Papua Nugini (PNG). Usulan infrastruktur lainnya yang tak kalah penting mencakup pembangunan Jembatan Kali Katem, Jembatan Kali Idim, Jembatan Kali Iwur, dan Jembatan Kali Okbon. Seluruh jembatan ini merupakan bagian integral dari ruas jalan nasional yang berfungsi sebagai penghubung strategis di kawasan perbatasan.

    Tidak hanya berfokus pada sektor infrastruktur fisik, upaya Pemkab Pegunungan Bintang juga menyentuh bidang peningkatan sumber daya manusia. Dalam agenda kerja lainnya di Jakarta, Bupati Spei Yan Bidana bersama Profesor Sarjono turut menggelar pertemuan dengan pihak Kementerian Luar Negeri. Pertemuan ini secara spesifik membahas rencana kerja jangka panjang di bidang pendidikan.

    Salah satu poin yang mengemuka adalah inisiatif Universitas Okmin yang telah menjalin hubungan dan kerja sama dengan mahasiswa asal Papua Nugini.

    “Kerja sama pendidikan ini memiliki potensi besar dan kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan atensi khusus serta menindaklanjutinya, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi kedua belah pihak dan mempererat hubungan antarnegara,” ujarnya.

    Rangkaian pertemuan dan koordinasi intensif yang dilakukan Bupati Pegunungan Bintang ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjemput bola dan bersinergi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang. (Kominfo_Pegbin)

  • Pemkab Pegunungan Bintang Gandeng Akademisi Susun RPJMD 20 Tahun

    Pemkab Pegunungan Bintang Gandeng Akademisi Susun RPJMD 20 Tahun

    OKSIBIL, PEGBINTANGKAB.GO.ID – Guna mendukung visi dan misi pembangunan, Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST.M.Si., dan Wakil Bupati, Kris Bakweng Uropmabin, S.T., menggandeng tim akademisi untuk mendampingi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pegunungan Bintang.

    Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Spei Bidana di Aula Bappeda pada Selasa (11/3/2025) ini menghadirkan tiga akademisi yang memaparkan presentasi di bidang masing-masing terkait penyusunan RPJMD Pegubin selama 20 tahun ke depan.

    Ketiga akademisi tersebut adalah Salmon Kasipmabin, Dosen Universitas Okmin Papua, yang memaparkan presentasi di bidang pendidikan berbasis budaya dan implementasi visi cerdas Bupati Pegubin. Kemudian, Melkior N.N Sitokdana, Dosen Universitas Kristen Satya Wacana, memaparkan Visi Sehat, Cerdas, Mandiri Ekonomi Berbasis Budaya dan Tata Ruang. Terakhir, Meita Handoko, Dosen Universitas Kristen Satya Wacana, menyampaikan materi tentang kesehatan dan mandiri ekonomi.

    Dalam sambutannya, Bupati Spei Yan Bidana menegaskan bahwa ketiga akademisi ini siap membantu seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun RPJMD dengan menerjemahkan visi pembangunan yang telah dicanangkan sejak periode pertama kepemimpinannya.

    “Saya minta para kepala dinas harus menerjemahkan Visi Sehat Cerdas Mandiri Ekonomi Berbasis Budaya dan Tata Ruang dengan menggunakan analisis SWOT untuk dimasukkan dalam dokumen RPJMD. Nanti akan diisi dan disempurnakan oleh tim dari akademisi. Setiap kepala OPD pastikan setiap hari rapat di internal dinas itu dan pastikan pekerjaan terurus dengan baik. Jadi terjemahkan visi bupati berdasarkan tupoksi,” tutur Bupati Spei.

    Prioritaskan Pendidikan dan Seleksi Bibit Unggul

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Spei meminta Dinas Pendidikan untuk memprioritaskan pelayanan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah dengan program yang tepat sasaran. Ia juga menginstruksikan dinas terkait untuk segera menggelar perlombaan cerdas cermat dan seleksi kemampuan anak dalam rangka HUT ke-22 Kabupaten Pegubin.

    “Yang dapat peringkat akan disekolahkan ke sekolah nuklir Indonesia di Jakarta. Tapi tidak hanya cerdas cermat, harus ada iven olahraga sepak bola putra putri antar pelajar. Tim yang raih juara satu akan diberangkatkan ke tingkat provinsi untuk berkompetisi di sana,” jelasnya.

    Kurikulum Berbasis Budaya dan Tata Ruang yang Berkelanjutan

    Mengenai kurikulum pendidikan berbasis budaya, Bupati Spei menekankan pentingnya hal tersebut karena masyarakat Pegunungan Bintang telah memiliki pendidikan adat, budaya, dan agama yang berjalan teratur. Ia berencana menerapkan pendidikan berbasis budaya lokal di semua sekolah di Pegubin mulai tahun 2028.

    “Kemudian, untuk tata ruang, karena Pegunungan Bintang ini daerah ketinggian, jangan ada aktivitas penebangan hutan sembarang. Juga disiplin buang sampah pada tempatnya. Sampah ini juga kita akan kelola baik didaur ulang supaya dari situ bisa menghasilkan sesuatu. Jadi mulai dari sekarang sudah harus kita kampanye untuk warga bisa satukan sampah organik dan anorganik untuk dikelola oleh dinas terkait,” tegas Bupati Spei.

    Rapat ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang untuk mewujudkan pembangunan yang terencana, terarah, dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi. Diharapkan, RPJMD yang disusun dapat menjadi pedoman yang komprehensif dalam mencapai visi dan misi pembangunan Kabupaten Pegunungan Bintang. (Editor: tim | Source: Papuabangkit.com)

  • Bupati Pegunungan Bintang Kecewa, Pimpinan OPD Tidak Disiplin dalam Rapat RPJMD

    Bupati Pegunungan Bintang Kecewa, Pimpinan OPD Tidak Disiplin dalam Rapat RPJMD

    Oksibil, PegbintangKab.go.id – Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST.M.Si, menyampaikan kekecewaannya terhadap sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak disiplin dalam menghadiri rapat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pegubin 2025-2030. Rapat tersebut diselenggarakan di Aula Bappeda Pegubin, Oksibil, pada Selasa, 11 Maret 2025.

    “Saya sangat kecewa sekali terhadap sejumlah Kepala Dinas yang tidak tepat waktu. Kalian ini kemarin saja saya lantik. Bagaimana kalian bisa menerjemahkan visi, misi saya kalau model pembawaannya tidak disiplin waktu seperti ini,” tegas Bupati Spei dengan nada kecewa saat membuka rapat.

    Bupati Spei Bidana menekankan pentingnya konsistensi waktu sebagai cerminan wibawa seorang pemimpin, terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan berawal dari kebiasaan di rumah dan akan berdampak pada kinerja sebagai pemimpin di sebuah lembaga.

    “Jadi ini uji coba, saya kasih waktu enam bulan ke depan. Kalau kepala dinas yang tidak bekerja, saya akan copot jabatan itu/nonjob. Ini momen yang paling baik untuk saya sampaikan kepada ASN yang belum dapat jabatan, mulai hari ini aktif berkantor supaya kali bisa gantikan kepala dinas yang tidak mematuhi aturan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Bupati Spei Bidana menjelaskan bahwa kedisiplinan ASN telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 tahun 2021. Ia meminta agar kejadian keterlambatan rapat hingga tiga jam karena menunggu kepala dinas tidak terulang kembali.

    Bupati Spei juga menyoroti masalah kehadiran ASN dalam pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang yang dinilai tidak konsisten dari waktu ke waktu. Ia menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pimpinan OPD dan staf yang meninggalkan kantor dan lebih banyak beraktivitas di luar Oksibil setelah dilantik.

    Rapat yang seharusnya dimulai pukul 09.00 WIT akhirnya dimulai pada pukul 12.00 WIT. Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP, Sekretaris Daerah Pegubin Jeni Linthin, SH,M.Si, Ketua PKK Pegubin Ny. Susana Maria Apaseray, S.IP beserta wakilnya, dan seluruh pimpinan OPD. (Editor: tim | Source: Papuabangkit.com)

  • Berkas 6 Bakal Calon Anggota MRP Papua Pegunungan Asal Pegunungan Bintang Yang Mendaftar Sedang Diverifikasi Panpil

    Berkas 6 Bakal Calon Anggota MRP Papua Pegunungan Asal Pegunungan Bintang Yang Mendaftar Sedang Diverifikasi Panpil

    JAYAPURA (PB.COM)—Panitia Pemilihan (Panpil) Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan tingkat Kabupaten Pegunungan Bintang periode 2023-2028 resmi menutup pendaftaran bagi bakal calon pada Senin, 15 Mei 2023. Terdapat 6 bakal calon yang mendaftar dan dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

    “Kemarin sudah ada pleno pendaftaran yang resmi ditutup oleh Panitia Pemilihan. Pendaftaran dibuka sejak 9-15 Mei 2023 di Sekretariat Tim Pemilihan MRP Kabupaten Pegunungan Bintang. Yang terdaftar dan ambil blangko ada 11 orang, tetapi setelah kita verifikasi ada yang kurang, ada yang belum kembalikan blangko. Sehingga yang resmi mendaftar hanya 6 orang,” kata Ketua Tim Sekretariat Pemilihan MRP Papua Pegunungan tingkat Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam, S.IP,M.KP kepada papuabangkit.com, Selasa, 16 Mei 2023.

    Menurut Kalep, dari 6 orang bakal calon yang resmi mendaftar, ada 3 orang dari unsur perempuan dan 3 orang lainnya dari unsur adat. Sementara informasi yang diperolehnya, dari unsur agama, sudah ada 3 bakal calon yang sudah mendaftar di Panitia Pemilihan MRP Papua Pegunungan tingkat provinsi.

    Ketua Tim Sekretariat Pemilihan anggota MRP Papua Pegunungan tingkat Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam, S.IP,M.KP menyerahkan berkas 6 bakal calon kepada Ketua Panpil Esau Kaladana, SH, Senin, 15 Mei 2023.

    “Jadi kemarin tanggal 15 Mei 2023, kami Tim Sekretariat Pemilihan sudah serahkan secara resmi berkas keenam bakal calon angota MRP Papua Pegunungan dari unsur perempuan dan adat kepada Panitia Pemilihan tingkat Pegunungan Bintang untuk diverifikasi dan divalidasi dari tanggal 16 – 17 Mei 2023. Berkas langsung diterima Ketua Panpil Esau Kaladana, SH disaksikan sekretaris Harles Sihombing, SE,M.Si dan dua anggota Paulus Mabel, S.IP,M.Si, dan Andi Lepky,” tutur Kalep Alimdam yang juga Plt. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pegubin ini.

    Kalep menegaskan, jumlah alokasi anggota MRP Papua Pegunungan tingkat Kabupaten Pegubin sebanyak 3 orang yakni masing-masing keterwakilan dari unsur perempuan, adat, dan agama. Ia berharap semua pihak ikut mendukung proses ini agar tetap lancar tahap demi tahap.

    “Masih ada 7 tahapan lagi yang harus kita lalui, mulai dari penetapan nomor urut, musyawarah panpil, penetapan daftar calon sementara, dan penetapan daftar calon tetap kepada Gubernur Papua Pegunungan tanggal 28-31 Mei 2023,” jelasnya. (Gu)

  • Dinas Kominfo Pegunungan Bintang Gandeng PT. Okmin Papua Mandiri  Lakukan Bimtek Pengelolaan Website Pemda

    Dinas Kominfo Pegunungan Bintang Gandeng PT. Okmin Papua Mandiri Lakukan Bimtek Pengelolaan Website Pemda

    JAKARTA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) menggelar empat hari kegiatan bimbingan teknis pengelolaan Website Pemerintah Daerah (Pemda), mulai dari hari Senin hinga Jumat 19 Mei 2023.

    Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Kominfo, Alferus Sanuari, SE, M.Si dan Sekretaris Kominfo, Agetha Uropmabin didampingi bendahara dan enam staf Diskominfo Pegubin. Kegiatan itu juga dihadiri dari redaksi Okmin, Frenlydrun dan bidang admin website Ricky serta wartawan senior Asrorie di Jakarta 16 Mei 2023.

    Kadis Alferus Sanuari dalam sambutannya mengatakan pentingnya Kominfo memberikan informasi melalui situs Website. Ia menyebut akan mengembangkan website Pemda agar masyarakat luas mendapatkan informasi melalui website tersebut.

    Alferus Sanuari berharap para peserta yang ikut dalam kegiatan pelatihan itu bisa fokus sehingga apa yang disampaikan para pemateri bisa diserap ilmunya kemudian diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya di Oksibil.

    Adapun materi yang disampaikan Tim Okmin Papua di Jakarta mulai dari cara dasar penyajian penulisan berita tulisan atau online, penyajian bentuk visual, dan langkah posting dalam pengisian Website Pemda.

    Untuk diketahui bahwa para staf Diskominfo sangat antusias dalam mengikuti kegiatan bimbingan teknis Pengelolaan Website Pemda tersebut. (Kominfo/Vincen)

  • Terpilih Menjadi Ketua KNPI Pegubin, Frans Kasipmabin Ajak Semua Pemuda Bersatu Lakukan Perubahan

    Terpilih Menjadi Ketua KNPI Pegubin, Frans Kasipmabin Ajak Semua Pemuda Bersatu Lakukan Perubahan

    PEGBINTANGKAB.GO.ID—Frans Kasipmabin, jurnalis senior secara demokratis terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV yang digelar di Kota Oksibil, Selasa, 2 Mei 2023.

    Dalam pemilihan itu, Frans unggul tipis dengan meraih 13 suara pemilih, mengalahkan Ringgo Singpangki dengan 12 suara, dan Simeon Meku dengan perolehan 8 suara.

    “Saya bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada para pemuda Pegunungan Bintang yang telah memberikan mandat kepada saya untuk memimpin KNPI. Mandat ini bisa saya laksanakan jika semua pemuda bersatu. Karena itu, saya ajak seluruh pemuda untuk kita sama-sama bersatu melakukan perubahan dengan gebrakan, kreativitas dan inovasi,” kata Frans kepada papuabangkit.com, Rabu, 3 Mei 2023.

    Data hasil pemilihan Ketua KNPI Pegubin.

    Menurut Frans, setelah terpilih menjadi Ketua KNPI, ia siap merangkul seluruh pemuda dari berbagai OKP di Pegubin untuk bekerja bersama dengan distribusi kader secara merata dari 34 distrik dan proaktif melakukan kegiatan positif.

    “Mari kita jadikan KNPI sebagai Rumah Kita Bersama. Kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat bulan Mei atau bulan Juni, kami akan dilantik,” ujar Frans.

    Sementara itu, mantan Ketua Carateker KNPI Pegubin, Panuel Salawala mengaku bersyukur karena berkat dukungan seluruh pemuda, OKP, dan pemerintah daerah, giat Rapimda dan Musda IV dengan agenda pemilihan ketua KNPI Pegubin berjalan sukses hanya dalam dua hari.

    “Sudah sah bahwa Frans Kasipmabin terpilih sebagai Ketua KNPI Pegunungan Bintang. Terima kasih juga bahwa dinamika pemuda sudah dilalui dan para calon yang maju sudah bersatu saling mendukung dalam KNPI. Badan Formatur akan menyusun struktur badan pengurus KNPI Pegubin dan dalam waktu dekat akan dilantik,” tegas Panuel.

    Sehari sebelumnya, Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si meminta agar Ketua KNPI baru bisa memanfaatkan peluang strategis perbatasan dengan membangun kerjasama pemuda skala internasional, khususnya dengan Papua New Guinea (PNG) yang berbatasan langsung dengan Pegubin.

    “Kita ini ada di perbatasan RI-PNG. Jadi ketua KNPI Pegunungan Bintang terpilih bisa rancang kerjasama internasional pemuda perbatasan. Karena secara budaya, masyarakat Ok Me dan Min ada juga di PNG. Jadi bisa dibangun satu momen untuk pertukaran pemuda, misalnya dalam rangka kompetisi musik, seni dan budaya, turnamen olahraga, atau bidang pendidikan. Ini bentuk diplomasi kita secara soft,” tegas Bupati Spei Bidana di Oksibil. (Gusty Masan Raya/UOP AP)

  • Bupati Spei Bidana Rela Lewati Bukit Terjal Belasan Kilometer Untuk Ikut Penguburan Ayahnya

    Bupati Spei Bidana Rela Lewati Bukit Terjal Belasan Kilometer Untuk Ikut Penguburan Ayahnya

    JAYAPURA (PB.COM)—Cinta anak terhadap orang tuanya tetaplah abadi. Tak lekang oleh waktu, tak pudar dimakan usia. Begitulah juga teladan cinta yang ditunjukkan Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST,M.Si.

    Pada Jumat, 31 Maret 2023, Bupati Spei mendapat kabar duka. Sang ayah tercinta, Agus Bidana meninggal di Kampung Apom, Distrik Kiwirok dalam usia 105 tahun. Keesokan harinya, Sabtu, 1 April 2023, sekitar Pkl. 08.00, Bupati Spei bersama rombongan keluarga dengan menggunakan pesawat SAM Air terbang dari Kota Oksibil menuju Bandara Kiwirok. Penerbangan hanya memakan waktu sekitar 25 menit.

    Bupati Spei didampingi Simon Kalakmabin dan keluarga dalam perjalanan.
    Bupati Spei didampingi Simon Kalakmabin dan keluarga dalam perjalanan.

    Simon Kalakmabin, salah satu keluarga yang ikut dalam rombongan Bupati Spei menuturkan, usai turun dari pesawat, Bupati Spei bersama keluarga lalu menempuh perjalanan darat dengan berjalan kaki dari Kampung Polobakon Distrik Kiwirok menuju Kampung Apom Distrik Oklip.

    “Jaraknya sekitar belasan kilometer. Kami jalan kaki bersama kaka Bupati Spei sekitar tiga jam lebih dengan medan yang sangat sulit. Juga ada Wakil Bupati Kris Uropmabin sama-sama. Kami diantar oleh pasukan Gabungan TNI/Polri di bawah pimpinan Serka Lukas Sosomar,” kata Simon saat dihubungi papuabangkit.com, Selasa, 4 April 2023 malam.

    Menurut mantan Kabag Humas Pegubin ini, penguburan Alm. Agus Bidana berlangsung pada Senin, 3 April 2023 sekitar Pkl. 15.00 WIT. Ratusan orang hadir. Sebab almarhum ialah seorang tokoh adat dan tokoh Gereja Katolik di Kiwirok. Wakil Bupati Pegubin Kris Bakweng Uropmabin, ST pun hadir dan turut menyampaikan empati dan belasungkawa mendalam kepada Bupati sekeluarga.

    Bupati Spei dan rombongan saat rehat sebentar di areal perbukitan.
    Bupati Spei dan rombongan saat rehat sebentar di areal perbukitan.

    Sehari sesudah penguburan, demi menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, Bupati Spei pun balik ke Oksibil dengan berjalan kaki dari Dusun Aipikin, Kampung Apom menuju Kampung Polobakon.

    “Siang tadi bapak bupati bersama kami dari Aiphikin dan baru tiba di Kampung Polobako, Distrik Kiwirok. Kami menginap semalam di Pos Koramil sini. Esok pagi jam delapan baru terbang ke Oksibil dengan pesawat SAM Air,” urai Simon.

    Simon menuturkan, perjalanan dari Aiphikin ke Polobako di Distrik Kiwirok ditempuh Bupati Spei dan rombongan kurang lebih tiga jam. Tepat Pkl. 13.48, Spei dan sejumlah keluarga meninggalkan kampung kelahirannya.

    “Kami harus lewati tebing yang terjal dan curam. Bapak Bupati sepanjang jalan beberapa kali mengajak kami minum air kali yang mengalir di sela-sela tebing. Ya ini bukti cinta beliau terhadap ayah tercinta yang telah menghadirkannya ke dunia dan menjadi orang hebat saat ini,” bilang Simon.

    Kabupaten Pegunungan Bintang yang tinggal beberapa hari lagi merayakan HUT ke-20 pada 12 April 2023, memang memiliki wilayah yang sangat luas. Terdiri dari 34 distrik dan 277 kampung dengan kontur geografis yang banyak dipenuhi bukit dan gunung, menjadi salah satu penyebab masih minimnya jalan darat antar distrik dan kampung di wilayah ini.

    Seperti beberapa daerah di Pegunungan Papua lainnya, pesawat masih menjadi satu-satunya alat tranpsortasi andalan warga yang hendak keluar masuk melalui pusat distrik. Setelah itu, untuk menggapai kampung-kampung, rata-rata warga berjalan kaki bejam-jam, bahkan berhari-hari-hari.

    Tetapi di balik bukit dan gunung di Pegubin, air mengalir deras di kali maupun celah-celah perbukitan. Sejuk dan jernih. Rombongan Bupati Spei pun menikmati jernihnya air kali, seperti di Ok Pitup, Okapom, Okngipyim, dan Okpoka yang mereka melewati sepanjang perjalanan dari Aiphikin menuju Polobakon.

    Bupati Spei saat meminum air yang jernih dan segari dari celah-celah bukit saat perjalanan menuju Kampung Polobakon.

    Dalam rombongan duka yang berangkat ke Kampung Apom itu, ada Bupati Spei bersama anak keduanya, Kepala Dinas Kebudayaan Pegubin Decky Bidana dan Kepala BRIDA Pegubin Gerald Bidana yang adalah adik kandung bupati, dua ponakan bupati yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Ibu Milka Mabel dan Kabag Tata Pemerintahan Setda Pegubin Paul Mabel, Kepala Dinas Pariwisata Ambrosius Alwoka, Sekretaris PTSP Woki Uopmabin, dan Kepala Bidang Industri Disperindag Simon Kalakmabin.

    Ikut juga beberapa Kepala Kampung, diantaranya Kepala Kampung Kungulding Martinus Kalakmabin, Kepala Kampung Mangabip Paskalis Kasipmabin, Kepala Kampung Pomding Senus Uopdana, Kepala Kampung Lolim Efred Hiktaop, Kepala Kampung Apom Metho. D Hiktaop, serta sejumlah keluarga besar Bidana, Hiktaop, Yamhin, Uopmabin, Kalakmabin, Taplo, Uopdana, Kahipdana, dan Haongap.

    Sumber: papuabangkit (Gusty Masan Raya)

  • Penerbangan Perintis Kargo ke Oksibil Bantu Distribusi Barang Kebutuhan Masyarakat

    Penerbangan Perintis Kargo ke Oksibil Bantu Distribusi Barang Kebutuhan Masyarakat

    Jakarta, InfoPublik – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), M. Kristi Endah Murni, menyambut baik hadirnya penerbangan perintis angkutan udara kargo untuk Koordinator Wilayah (Korwil) Oksibil yang pengoperasiannya resmi dimulai pada Sabtu, 1 April 2023 kemarin.

    “Penerbangan perintis kargo itu tentunya sangat membantu pengiriman dan pendistribusian barang-barang di Korwil Oksibil, dan pastinya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” ucap Kristi sebagaimana dikutip InfoPublik pada Minggu (2/4/2023).

    Penerbangan perintis kargo itu melayani rute penerbangan Merauke-Oksibil dengan operator penerbangan PT Trigana Air Service. Sedangkan rute penerbangan Oksibil menuju 10 distrik yaitu Teraplu, Okbibab, Borme, Diphikin, Waieme (Tauban), Kawor, Aboy, Tinibil, Bime dan Batom) dioperasikan oleh PT Nasional Global Aviasi.

    Sebelumnya, dijadwalkan penerbangan perintis kargo tersebut akan dimulai pada minggu ke-4 Maret 2023, akan tetapi karena bertepatan dengan jadwal maintenance pesawat, maka baru bisa dioperasikan awal April 2023.

    Untuk memenuhi target realisasi frekuensi penerbangan, maka jadwal yang semula akan dilayani sebanyak dua kali dalam seminggu ditingkatkan menjadi empat kali dalam seminggu, khusus untuk rute penerbangan Merauke – Oksibil.

    “Kami (Ditjen Hubud) berharap, operator penerbangan dapat melaksanakan program penerbangan angkutan udara perintis ini sesuai kontrak kerja yang telah disepakati pada akhir Desember 2022. Tentunya dengan selalu memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” ucapnya.

    Menurut Kristi, menjalankan program angkutan udara perintis ini tentunya tidak mudah. Banyak tantangan yang dihadapi, seperti masih terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki kualifikasi khusus di remote area/daerah pegunungan, terbatasnya jumlah pesawat, kondisi keamanan dan teknis bandara, hingga faktor alam seperti cuaca buruk dan bencana alam.

    “Tantangan akan selalu ada, namun berkat kolaborasi dan sinergitas bersama Kementerian/Lembaga terkait, serta dukungan Pemerintah Daerah dan pihak keamanan TNI/Polri, operasional penerbangan angkutan udara perintis dapat berjalan,” jelasnya.

    Kristi berharap, dengan adanya penerbangan perintis kargo tersebut dapat membantu penurunan disparitas harga serta pemerataan pembangunan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat disana.

    Sumber: infopublik.id (Penulis : Dian Thenniarti, Redaktur : Untung S)