Blog

  • Bupati Spei Bidana Buka Rapat RPJMD, Tekankan Tiga Aspek Pembangunan Unggulan

    Bupati Spei Bidana Buka Rapat RPJMD, Tekankan Tiga Aspek Pembangunan Unggulan

    OKSIBIL, PEGBINTANGKAB.GO.ID – Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST., M.Si., didampingi Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP., secara resmi membuka rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pegunungan Bintang di Aula Bappeda Pegubin, Oksibil, Selasa (11/3/2025). Bupati Spei Bidana menekankan tiga aspek program unggulan yang akan menjadi fokus utama dalam RPJMD, yaitu sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

    Dalam sambutannya, Bupati Spei Bidana menyatakan bahwa RPJMD ini bertujuan untuk menerjemahkan visi pembangunan yang telah dicanangkan. Ia menekankan pentingnya setiap dinas merencanakan program kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pegunungan Bintang, setiap dinas harus merencanakan program kerja yang bisa dapat tersentuh di masyarakat. Supaya di masa kepemimpinan saya benar-benar ada bukti nyata. Misalnya, Dinas Pertanian memastikan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pengembangan pertanian yang berbasis modern,” kata Bupati Bidana.

    Bupati Spei Bidana juga menegaskan agar para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) fokus dalam menyiapkan dokumen yang mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Pegunungan Bintang untuk 20 tahun ke depan.

    “RPJMD ini juga kita dorong sebagai forum menampung aspirasi dan masukan dari berbagai stakeholder guna memperdalam berbagai perumusan kebijakan perencanaan daerah yang solutif atas permasalahan dan isu pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Bupati Spei Bidana menjelaskan perlunya optimalisasi pengelolaan potensi daerah sebagai pertimbangan strategis dalam menentukan permasalahan dan isu pembangunan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pihak non-pemerintah, dengan komitmen tinggi untuk mencapai tujuan pembangunan.

    “Memperhatikan dengan aktif berbagai dinamika dan arahan pembangunan nasional yang tertuang dalam RPJMPD Tahun 2025-2030 sebagai bagian dari menjamin sinkronisasi, keselarasan, dan kesinambungan Pembangunan Pusat dan Daerah. Peningkatan inovasi dalam pembangunan untuk dapat mewujudkan Kabupaten Pegunungan Bintang Sehat, Cerdas, Mandiri Ekonomi Berbasis Budaya dan Tata Ruang pada 46 tahun mendatang,” tegas Spei yang juga Alumnus Terbaik UGM 2023 ini.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Pegubin, Yance Tapyor, ST., M.AP., menambahkan bahwa setiap OPD harus memunculkan program prioritas dalam penyusunan program.

    “Jangan susun program terlalu banyak, pilih satu dua saja yang bisa didorong,” tegas Yance.

    Yance Tapyor juga menekankan bahwa semua OPD wajib menyerahkan dokumen program ke Bappeda.

    “Jadi kalau sudah diserahkan ke saya, saya akan kunci. Dan kalau sudah dikunci, tidak ada kata maaf. Jadi tidak ada perombakan nantinya, tiba saat tiba akal yang ini harus ikut baik. Jadi saya minta semua OPD mohon kerjasamanya untuk sama-sama kita susun program prioritas pembangunan lima tahun ke depan,” tutur mantan Kepala PUPR Pegubin ini.

    Rapat pembahasan RPJMD ini menjadi langkah awal yang penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Pegunungan Bintang ke depan. Dengan fokus pada tiga aspek unggulan dan kolaborasi seluruh pihak, diharapkan Kabupaten Pegunungan Bintang dapat mencapai kemajuan yang signifikan dan berkelanjutan. (Editor: tim | Source: Papuabangkit.com)

  • Pemda Pegubin Siap Bangun Dapur Umum di Yapimakot Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Pemda Pegubin Siap Bangun Dapur Umum di Yapimakot Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    OKSIBIL – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan, berencana akan membangun Dapur Umum di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon yang berlokasi sekitar satu kilometer lebih dari Kota Oksibil guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Hal itu disampaikan Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si didampingi Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP di sela-sela kegiatan survei lokasi pembangunan Dapur Umum MBG, Sabtu, 8 Maret 2025.

    “Hari ini kami turun langsung ke lokasi untuk pastikan setengah hektar lahan di sini akan kita bangun Dapur Umum guna mendukung program Makan Bergizi Gratis sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia,” kata Bupati Spei Bidana kepada wartawan didampingi Wabup Arnold Nam.

    Menurut Spei Bidana, sesuai petunjuk Badan Gizi Nasional (BGN), tenaga yang akan direkrut untuk bekerja di Dapur Umum MBG secara umum adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga non ASN. Mereka akan bertugas untuk mengolah dan memasak makanan serta mengantar ke sekolah-sekolah.

    Bahkan, direncanakan ke depan akan MBG ini juga diberikan kepada para ibu menyusui di Pegubin untuk mendukung gizi di masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

    “Kita rencana dapur ini disiapkan untuk memberi makan 7.000-8.000 ribu anak sekolah dari tingkat sekolah PAUD hingga SMA/SMK. Kita akan uji coba pada 25 sekolah di Oksibil, lalu ke Iwur, Kalomdol, Oksibil, Okaom, Serambakon, Pepera, dan Okbape,” ujar mantan Kepala Bappeda Pegubin ini.

    Bupati dua periode ini menegaskan, Pemda Pegubin pada intinya mendukung penuh implementasi program Makan Bergizi Gratis yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Sebab MBG adalah salah satu program yang bagus dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) anak sekolah.

    “Program Makan Bergizi Gratis dari Bapak Presiden Prabowo ini sangat nyambung dengan visi sehat dan cerdas yang dicanangkan oleh kami selaku Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang. Sebagai pelayan masyarakat, mau tidak mau kami harus dukung dan terima program ini,” tuturnya.

    Politisi PDI Perjuangan ini juga menegaskan, program MBG dari sisi ekonomi juga bisa mengurangi angka pengangguran di Pegubin serta dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun ekonomi para petani. Oleh karena itu, ia meminta seluruh rakyat Pegubin harus melihat dari sisi positif program mulia ini.

    Sementara itu Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1715 Pegununga Bintang Supriyadi mengatakan, pada umumnya pihaknya akan mendukung penuh program MBG ini bisa terealisasi dengan baik di Bumi Okmin.

    “Dalam waktu dekat kami akan mendapatkan 5o-an personil dari pusat untuk ditempatkan mengamankan lokasi Dapur Umum Makan Bergizi Gratis ini, tetapi kami juga jalankan tugas sesuai petunjuk Bapak Bupati,” tegas Supriyadi. (Aquino Ningdana).

    Pantauan media, sekitar Pkl. 16.00 WIT, Bupati dan Wabup Pegubin didampingi sejummlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tiba di lokasi yang akan dibangun Dapur Umum MBG.

    Adapun sejumlah kepala OPD Pegubin itu yakni Kepala Bappeda Yance Tapyor, ST,M.AP, Kepala Dinas PUPR Herman Sampe, ST, Kepala Dinas Pendidikan Octoviaen Gerald Bidana S.Pd.,MPA, dan Kepala Dinas Pertanian Andi Yawalka.

    Selain itu, ada juga Kepala Dinas Perhubungan Metodius Kakyarmabin, S.Pd, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Laban Howay, S.Sos,MM, Kepala Dinas Satu Pintu Otto Yawalka dan Kepala Kesbangpol Kalep Alimdam, S.IP,M.KP. Hadir pulu pimpinan Yayasan Binterbusi dan Dosen UKSW. (Aquino Ningdana/GMR/Papuabangkit.com)

  • BNPB Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana di Pegbin

    BNPB Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana di Pegbin

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan peralatan dan logistik tanggap darurat kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegbin), Papua Pegunungan. Bantuan ini ditujukan bagi warga Kampung Borban, Distrik Okbab, yang menjadi korban bencana alam pada April 2024 lalu.

    Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pegunungan Bintang, Wilem Nukaipra, pada Senin (15/1/2025), menyampaikan terima kasih atas dukungan BNPB. “Atas nama pemerintah, kami berterima kasih atas bantuan BNPB. Ini sangat berarti bagi masyarakat Borban,” ujarnya.

    Wilem menjelaskan, bantuan ini merupakan tindak lanjut penetapan status tanggap darurat oleh Bupati dan pengajuan bantuan ke BNPB. “Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat dan mengajukan bantuan. BNPB merespons dengan cepat,” tambahnya.

    Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak. Wilem memastikan bantuan akan digunakan tepat sasaran. (tim)

  • Spei Yan Bidana: Jejak Perubahan dan Warisan Pendidikan di Pegunungan Bintang

    Spei Yan Bidana: Jejak Perubahan dan Warisan Pendidikan di Pegunungan Bintang

    Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, S.T., M.Si., dinilai meletakkan dasar perubahan signifikan di daerah ini sejak dilantik pada 3 Maret 2021. Fokus pada pembangunan, khususnya pendidikan, menghasilkan berdirinya Universitas Okmin Papua (UOP) sebagai capaian monumental, meskipun sempat memimpin sendiri pasca wafatnya Wakil Bupati Piter Kalakmabin.

    Sejak awal, Spei Yan Bidana dan almarhum Piter Kalakmabin membawa visi pemerintahan terbuka dan profesional. Keduanya memiliki kesamaan gagasan untuk memperbaiki sistem pemerintahan dan menyalurkan aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat.

    Meninggalnya Piter Kalakmabin menciptakan kekosongan wakil bupati, sehingga Spei Yan Bidana harus menjalankan pemerintahan seorang diri. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menghalangi fokus pada program pembangunan yang sedang berjalan dan pengusulan program baru ke pemerintah pusat.

    Peresmian Universitas Okmin Papua oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) menjadi salah satu capaian paling menonjol. Pendirian universitas ini dipandang sebagai langkah visioner.

    Akademisi Universitas Negeri Jakarta, Dr. Robert Tetikay, S.Pd., M.Pd., menilai Spei Yan Bidana memiliki pandangan politik pembangunan yang luar biasa. “Membangun universitas di Pegunungan Papua tidak mudah, namun berhasil diwujudkan,” ungkapnya.

    Dr. Oktovianus Woge, S.Pd., M.Pd., rekan sejawat Dr. Robert, juga mengapresiasi perubahan di dunia pendidikan. Keduanya mendukung upaya UOP untuk terus maju, termasuk usulan pembukaan Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) untuk menjawab kebutuhan generasi muda di bidang olahraga, serta potensi kerjasama dengan Papua Nugini.

    Selain UOP, capaian lain meliputi peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, perhubungan udara, penyediaan listrik dan air bersih, serta perhatian pada sektor pendidikan secara umum.

    Keberhasilan Spei Yan Bidana dalam mengatasi berbagai kendala pembangunan mendapat pengakuan dari berbagai kalangan. Harapan besar agar kepemimpinan ini dapat berlanjut dengan langkah-langkah strategis untuk mewujudkan perubahan yang lebih besar bagi Kabupaten Pegunungan Bintang. (xpdc)

  • Dana Kampung Ditransfer Langsung Ke Rekening Kampung

    Dana Kampung Ditransfer Langsung Ke Rekening Kampung

    OKSIBIL, cms.pegbintangkab.go.id – “Bukan Kami yang Kelola”. Pernyataan tegas ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pegunungan Bintang, Jenni Lintin, SH, Msi, saat dikonfirmasi wartawan terkait isu “pemotongan dana desa” yang tengah jadi perbincangan publik setelah ratusan kepala kampung dari 34 distrik di Pegubin melakukan aksi protes di depan Kantor Bank Papua Cabang Oksibil, Jumat, 14 Juni 2024 (papuabangkit.com).

    Menurut Sekda Pegubin, Jenni Lintin bahwa, dana tersebut langsung ditransfer dari pemerintah pusat ke rekening desa.
    “Pemerintah Daeha Kabupaten Pegunungan Bintang tidak mengelola dana kampung. Sebab dana tersebut disalurkan langsung dari kas negara ke rekening setiap kampung.” kata Jenni Lintin.

    “Proses penyaluran dana kampung langsung dari APBN ke rekening desa. Jadi tak melalui pemda, tapi administrasinya dibantu BPMK,”kata Jenni saat diklarifikasi wartawan, Jumat pekan lalu.

    Adapun, isi tersebut setelah aksi demo di Oksibil yang memprotes penyaluran dana kampung, yang disebut-sebut ada pemotongan.
    Menanggapi hal tersebut, Sekretaris BPMK Pegunungan Bintang, Robert Ramba pun menjelaskan, Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang melalui BPMK mengatakan bahwa dana tersebut ditransfer langsung dari kas negara ke kas Kampung.

    “Pemda Pegunungan Bintang, khususnya BPMK sama sekali tidak terkait dengan penyaluran dana kampung. Karena dana itu langsung ditransfer dari kas negara ke kas kampung, tidak melalui kas Pemda maupun rekening orang lain,” jelas Robert dikutip dari papuabangkit.com.

    “Dana kampung disalurkan ke kampung, untuk membiaya beberapa kegiatan yang ditentukan pemerintah pusat dan program yang tidak ditentukan. Misalnya penanganan stunting, ketahanan pangan dan BLT,” tegasnya lagi.

    Dikatakan bahwa, selain dipergunakan untuk penanganan stunting, dana kampung juga bisa untuk kegiatan yang tidak ditentukan pemerintah pusat, seperti membangun rumah, jalan, kegiatan di balai kampung dan pembuatan LPJ.

    Robert juga menjelaskan bahwa peran BPMK (hanya-red) sebatas mendampingi kegiatan di kampung, antara lain kegiatan pembuatan LPJ.

    “Jadi, untuk mencairkan dana kampung harus selesai LPJnya kemudian mendapat rekomendasi dari BPMK, untuk pencairan,” paparnya.

    “Terkait Pajak, kata Robert yang dibayarkan langsung kepala kampung berdasarkan nota belanja. Contoh jika kepala kampung membeli semen di toko, maka nota belanja itu yang dibawa ke Bank Papua, kemudian BPD menerbitkan billing pajak untuk pembayaran pajak,” jelanya. ** DS/Jkt/fl.

  • Pemerintah Percepat Status Universitas Okmin Sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Papua Pegunungan

    Pemerintah Percepat Status Universitas Okmin Sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Papua Pegunungan

    JAKARTA – Upaya pemerintah pusat untuk mempercepat status Universitas Okmin Papua (UOP) sebagai perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Papua Pegunungan bakal dilakukan secepatnya sama seperti pada masa dimana pemerintah memberi status negeri kepada Universitas Musamus di Merauke.

    Demikian hal itu telah disepakati bersama dalam pertemuan audiensi Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana bersama Deputi Bidang Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Vernando Wanggai Sekretariat Wakil Presiden pada 3 Oktober 2023.

    Pertemuan audiensi Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana bersama Deputi Bidang Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Vernando Wanggai Sekretariat Wakil Presiden pada 3 Oktober 2023.

    Hadir juga beberapa kementerian dan Lembaga Dr. Suriel Semuel Mofu sebagai kepala LLDIKTI Provinsi Papua, dan Dr. Lukman dari Direktur Kelembagaan Kemdikbud RI, Kabid Pengembangan Infrastruktur wilayah Kementerian PUPR, Dr. Ir. Doedoeng Arifin.

    Upaya memberi status negeri terhadap UOP ini juga ditanggapi serius Kabid Pengembangan Infrastruktur wilayah Dr. Ir. Doedoeng Arifin yang mendukung Pegunungan Bintang agar penting untuk di dorong percepatan pembangunan karena akan menjadi central sekaligus mempercepat konektifitas Pembangunan di seluruh Provinsi di Papua Pegunungan.

    “Pemerintah telah memberi signal baik untuk Pembangunan fisik Kampus Okmin tetapi jauh lebih baik kalau dipercepat statusnya agar menjadi andalan di Provinsi Papua Pegunungan karena menjadi SDM andalan sumbangan SDM yang handal dalam Pembangunan Papua Pegunungan”, ungkapnya.

    Pada sisi lain, tanggapan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat Dr. Suriel Semuel Mofu yang memberi dukungan penuh kepada Universitas Okmin Papua (UOP) agar mendapat status sebagai salah satu perguruan Tinggi Negeri sekaligus ada pemerataan khususnya dalam bidang sumber daya manusia di Papua dengan Distribusi Perguruan Tinggi yang merata temasuk UOP sebagai PT yang telah berada di wilayah Pegunungan.

    Bupati Spei Yan Bidana pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah Pusat kepada Pegunungan Bintang. Ia berharap pertemuan Bersama Deputi Bidang Kebijakan Pemerintahan Velix Vernando ini bisa ditindaklanjuti secepatnya. (*)

  • Alasan Batas Negara, Pemerintah Percepat Infrastuktur Pegunungan Bintang

    Alasan Batas Negara, Pemerintah Percepat Infrastuktur Pegunungan Bintang

    JAKARTA – Upaya pemerintah pusat untuk mempercepat Pembangunan di wilayah pegunungan Papua bakal dimulai dari Kabupaten Pegunungan Bintang. Banyak alasan yang mencuat ketika saat ini Pegunungan Bintang dianggap sebagai central konektifitas beberapa Provinsi di Pegunungan yang efektif, termasuk alasan batas negara karena diplomasi Internasional.

    banner 336x280

    Pada hari Selasa, 3 Oktober 2023 di Ruang Rapat Kantor Setwapres dilakukan audiensi percepatan Pembangunan Kabupaten Pegunungan Bintang oleh Bupati Spei Yan Bidana yang diterima langsung Deputi Bidang Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Vernando Wanggai.

    Bupati Spei Yan Birdana pada kesempatan itu menjelaskan, pemerintah pusat harus memberikan prioritas Pembangunan dengan alokasi anggaran yang besar karena alasan infrastruktur yang terbatas berakibat kebutuhan hidup mahal. Salah satunya perhubungan baik darat, udara, dan dukungan jaringan internet.

    Dijelaskan, misalkan potensi tambang dan migas itu sudah dilakukan ekplorasi dan Potensi listrik dari sungai Digul yang memiliki potensi 100MW ini akan mempercepat berbagai kebutuhan rakyat.

    “Kami berharap adanya peningkatan bandwidth hingga 50MBPs, jaringan internet minimal seperti di Jayapura atau sama seperti di Jakarta. Kita sudah Merdeka sekian tahun, kita masih dengan problem ini”, ungkap Spei.

    Untuk Pendidikan, saat ini sebanyak 4000 orang yang diberikan beasiswa baik S-1, S-3, dengan menggunakan APBD sekaligus akan memperkuat Universitas Okmin Papua.

    Sementara itu, Bupati juga berharap Kementerian PUPR dapat menyelesaikan pekerjaan jalan dan jembatan untuk ruas trans Papua. Dalam hal ini, dijelaskan, meskipun terjadi kendala teknis dan keamanan di Pagunungan Bintang, namun hal itu harus dilakukan karena sejalan dengan DOB Baru Provinsi Papua Pegunungan.

    Kepala LLDIKTI, Dr. Suriel Semuel Mofu pada kesempatan itu mengatakan, langkah pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang ini sangat strategis khususnya dalam bidang sumber daya manusia, sebab Universitas Okmin berada di Pegunungan dan lebih mendekatkan Pendidikan terhadap anak-anak Papua. Dalam hal ini, LLDIKTI mendukung sepenuhnya langkah Bupati Spei tersebut dengan ikut mendukung Universitas Okmin segera di negerikan oleh pemerintah.

    Kabid Pengembangan Infrastruktur wilayah BPIW PUPR, Dr. Ir. Doedoeng Arifin mengatakan, Pegunungan Bintang sangat penting untuk di dorong percepatan Pembangunan karena menjadi central dan akan mempercepat konektifitas Pembangunan di seluruh Provinsi di Papua Pegunungan.

    Dalam kesemapatan itu pula, Bupati Spei langsung meminta agar Kementerian PUPR bisa menambah satu balai tersendiri di Oksibil dalam rangka mempercepat Pembangunan infrastruktur di Wilayah Pegunungan.

    “Kami minta kalau bisa PUPR buat balai tersendiri yang nantinya berkantor di Oksibil. Ini agar lebih cepat Pembangunan”, ungkap Bupati Spei Birdana.

  • Kepala LLDIKTI Papua Dukung Universitas Okmin Segera Dinegerikan

    Kepala LLDIKTI Papua Dukung Universitas Okmin Segera Dinegerikan

    JAKARTA – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat Dr. Suriel Semuel Mofu memberi dukungan kepada Universitas Okmin Papua (UOP) agar mendapat status sebagai salah satu perguruan Tinggi Negeri yang berada di Papua khususnya di wilayah pegunungan.

    “Kehadiran Universitas Okmin di Pegunungan ini benar-benar strategis agar lebih mendekatkan Pendidikan bagi rakyat, lebih khusus di pegunungan Papua yang selama ini banyak mengalami kesulitan terhadap akses Pendidikan. Kami senang dengan terobosan Bupati Pegunungan Bintang yang bisa menghadirkan Kampus di Tengah-tengah Papua dan tinggal saja pemerintah memberikan status negeri”, ungkap Dr. Suriel Semuel Mofu saat mengikuti pertemuan audiensi Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana di Sekretariat Wakil Presiden pada 3 Oktober 2023.

    Dalam pemaparan Dr. Suriel Semuel Mofu mengatakan, jika dilihat dari sebaran seluruh perguruan tinggi yang ada di Papua, baru pernah terjadi Pembangunan Kampus itu dilakukan di wilayah Pegunungan.

    “Terdapat 79 Perguruan Tinggi di tanah Papua, 5 PTN dan 74 PTS di Tanah Papua dan Kami berharap dengan dibentuknya Universitas Okmin Papua di Pegunungan Bintang, kedepan dapat dinegerikan sama halnya dengan Univ Musamus Merauke. Pada sisi lain, Universitas Okmin sangat strategis khususnya dalam bidang percepatan sumber daya manusia Orang Asli Papua”, ungkap Kepala LL Dikti, Dr. Semuel Mofu saat itu.

    Merespon kebutuhan Universitas Okmin tersebut, menurut Direktur Kelembagaan Kemendikbub, Dr. Lukman, juga berharap adanya percepatan pembangunan fisik Univ Okmin Papua sedangkan jangka pendek pemerintah akan memperkuat tenaga dosen dan prodi yang kuat untuk kedepan kampus Okmin lebih siap. Pembangunan fisik Kampus Okmin sendiri telah disetujui pemerintah untuk dilakukan tahun 2023 ini.

    Mendengar informasi itu, Bupati Spei Yan Bidana menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menaruh perhatian terhadap Pembangunan sumber daya manusia Papua khususnya dengan memberi perhatian terhadap Universitas Okmin Papua.

    Dr Velix Vernando Wanggai dalam pertemuan di Ruang Rapat Kantor Setwapres menyampaikan langkah Bupati Spei Yan Bidana ini sangat tepat untuk mempercepat berbagai ketertinggalan Pembangunan di tanah Papua khususnya wilayah Pegunungan. Dr Velix Vernando Wanggai sendiri menyampaikan salah satu yang direspon cepat dalam tahun ini adalah pemerintah telah bersedia membangun fisik Kampus Okmin di Pegunungan Bintang. (*)

  • Berkas 6 Bakal Calon Anggota MRP Papua Pegunungan Asal Pegunungan Bintang Yang Mendaftar Sedang Diverifikasi Panpil

    Berkas 6 Bakal Calon Anggota MRP Papua Pegunungan Asal Pegunungan Bintang Yang Mendaftar Sedang Diverifikasi Panpil

    JAYAPURA (PB.COM)—Panitia Pemilihan (Panpil) Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan tingkat Kabupaten Pegunungan Bintang periode 2023-2028 resmi menutup pendaftaran bagi bakal calon pada Senin, 15 Mei 2023. Terdapat 6 bakal calon yang mendaftar dan dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

    “Kemarin sudah ada pleno pendaftaran yang resmi ditutup oleh Panitia Pemilihan. Pendaftaran dibuka sejak 9-15 Mei 2023 di Sekretariat Tim Pemilihan MRP Kabupaten Pegunungan Bintang. Yang terdaftar dan ambil blangko ada 11 orang, tetapi setelah kita verifikasi ada yang kurang, ada yang belum kembalikan blangko. Sehingga yang resmi mendaftar hanya 6 orang,” kata Ketua Tim Sekretariat Pemilihan MRP Papua Pegunungan tingkat Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam, S.IP,M.KP kepada papuabangkit.com, Selasa, 16 Mei 2023.

    Menurut Kalep, dari 6 orang bakal calon yang resmi mendaftar, ada 3 orang dari unsur perempuan dan 3 orang lainnya dari unsur adat. Sementara informasi yang diperolehnya, dari unsur agama, sudah ada 3 bakal calon yang sudah mendaftar di Panitia Pemilihan MRP Papua Pegunungan tingkat provinsi.

    Ketua Tim Sekretariat Pemilihan anggota MRP Papua Pegunungan tingkat Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam, S.IP,M.KP menyerahkan berkas 6 bakal calon kepada Ketua Panpil Esau Kaladana, SH, Senin, 15 Mei 2023.

    “Jadi kemarin tanggal 15 Mei 2023, kami Tim Sekretariat Pemilihan sudah serahkan secara resmi berkas keenam bakal calon angota MRP Papua Pegunungan dari unsur perempuan dan adat kepada Panitia Pemilihan tingkat Pegunungan Bintang untuk diverifikasi dan divalidasi dari tanggal 16 – 17 Mei 2023. Berkas langsung diterima Ketua Panpil Esau Kaladana, SH disaksikan sekretaris Harles Sihombing, SE,M.Si dan dua anggota Paulus Mabel, S.IP,M.Si, dan Andi Lepky,” tutur Kalep Alimdam yang juga Plt. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pegubin ini.

    Kalep menegaskan, jumlah alokasi anggota MRP Papua Pegunungan tingkat Kabupaten Pegubin sebanyak 3 orang yakni masing-masing keterwakilan dari unsur perempuan, adat, dan agama. Ia berharap semua pihak ikut mendukung proses ini agar tetap lancar tahap demi tahap.

    “Masih ada 7 tahapan lagi yang harus kita lalui, mulai dari penetapan nomor urut, musyawarah panpil, penetapan daftar calon sementara, dan penetapan daftar calon tetap kepada Gubernur Papua Pegunungan tanggal 28-31 Mei 2023,” jelasnya. (Gu)

  • Dinas Kominfo Pegunungan Bintang Gandeng PT. Okmin Papua Mandiri  Lakukan Bimtek Pengelolaan Website Pemda

    Dinas Kominfo Pegunungan Bintang Gandeng PT. Okmin Papua Mandiri Lakukan Bimtek Pengelolaan Website Pemda

    JAKARTA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) menggelar empat hari kegiatan bimbingan teknis pengelolaan Website Pemerintah Daerah (Pemda), mulai dari hari Senin hinga Jumat 19 Mei 2023.

    Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Kominfo, Alferus Sanuari, SE, M.Si dan Sekretaris Kominfo, Agetha Uropmabin didampingi bendahara dan enam staf Diskominfo Pegubin. Kegiatan itu juga dihadiri dari redaksi Okmin, Frenlydrun dan bidang admin website Ricky serta wartawan senior Asrorie di Jakarta 16 Mei 2023.

    Kadis Alferus Sanuari dalam sambutannya mengatakan pentingnya Kominfo memberikan informasi melalui situs Website. Ia menyebut akan mengembangkan website Pemda agar masyarakat luas mendapatkan informasi melalui website tersebut.

    Alferus Sanuari berharap para peserta yang ikut dalam kegiatan pelatihan itu bisa fokus sehingga apa yang disampaikan para pemateri bisa diserap ilmunya kemudian diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya di Oksibil.

    Adapun materi yang disampaikan Tim Okmin Papua di Jakarta mulai dari cara dasar penyajian penulisan berita tulisan atau online, penyajian bentuk visual, dan langkah posting dalam pengisian Website Pemda.

    Untuk diketahui bahwa para staf Diskominfo sangat antusias dalam mengikuti kegiatan bimbingan teknis Pengelolaan Website Pemda tersebut. (Kominfo/Vincen)