Blog

  • Terpilih Menjadi Ketua KNPI Pegubin, Frans Kasipmabin Ajak Semua Pemuda Bersatu Lakukan Perubahan

    Terpilih Menjadi Ketua KNPI Pegubin, Frans Kasipmabin Ajak Semua Pemuda Bersatu Lakukan Perubahan

    PEGBINTANGKAB.GO.ID—Frans Kasipmabin, jurnalis senior secara demokratis terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV yang digelar di Kota Oksibil, Selasa, 2 Mei 2023.

    Dalam pemilihan itu, Frans unggul tipis dengan meraih 13 suara pemilih, mengalahkan Ringgo Singpangki dengan 12 suara, dan Simeon Meku dengan perolehan 8 suara.

    “Saya bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada para pemuda Pegunungan Bintang yang telah memberikan mandat kepada saya untuk memimpin KNPI. Mandat ini bisa saya laksanakan jika semua pemuda bersatu. Karena itu, saya ajak seluruh pemuda untuk kita sama-sama bersatu melakukan perubahan dengan gebrakan, kreativitas dan inovasi,” kata Frans kepada papuabangkit.com, Rabu, 3 Mei 2023.

    Data hasil pemilihan Ketua KNPI Pegubin.

    Menurut Frans, setelah terpilih menjadi Ketua KNPI, ia siap merangkul seluruh pemuda dari berbagai OKP di Pegubin untuk bekerja bersama dengan distribusi kader secara merata dari 34 distrik dan proaktif melakukan kegiatan positif.

    “Mari kita jadikan KNPI sebagai Rumah Kita Bersama. Kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat bulan Mei atau bulan Juni, kami akan dilantik,” ujar Frans.

    Sementara itu, mantan Ketua Carateker KNPI Pegubin, Panuel Salawala mengaku bersyukur karena berkat dukungan seluruh pemuda, OKP, dan pemerintah daerah, giat Rapimda dan Musda IV dengan agenda pemilihan ketua KNPI Pegubin berjalan sukses hanya dalam dua hari.

    “Sudah sah bahwa Frans Kasipmabin terpilih sebagai Ketua KNPI Pegunungan Bintang. Terima kasih juga bahwa dinamika pemuda sudah dilalui dan para calon yang maju sudah bersatu saling mendukung dalam KNPI. Badan Formatur akan menyusun struktur badan pengurus KNPI Pegubin dan dalam waktu dekat akan dilantik,” tegas Panuel.

    Sehari sebelumnya, Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si meminta agar Ketua KNPI baru bisa memanfaatkan peluang strategis perbatasan dengan membangun kerjasama pemuda skala internasional, khususnya dengan Papua New Guinea (PNG) yang berbatasan langsung dengan Pegubin.

    “Kita ini ada di perbatasan RI-PNG. Jadi ketua KNPI Pegunungan Bintang terpilih bisa rancang kerjasama internasional pemuda perbatasan. Karena secara budaya, masyarakat Ok Me dan Min ada juga di PNG. Jadi bisa dibangun satu momen untuk pertukaran pemuda, misalnya dalam rangka kompetisi musik, seni dan budaya, turnamen olahraga, atau bidang pendidikan. Ini bentuk diplomasi kita secara soft,” tegas Bupati Spei Bidana di Oksibil. (Gusty Masan Raya/UOP AP)

  • Kemensos Resmi Serahkan Bantuan Ternak Babi Untuk Warga Pegubin

    Kemensos Resmi Serahkan Bantuan Ternak Babi Untuk Warga Pegubin

    JAYAPURA —Dalam rangka pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan, Kementerian Sosial (Kemensos) RI memberikan bantuan 1.000 ekor ternak babi kepada para peternak di Kabupaten Pegunungan Bintang.

    Pada Kamis, 13 April 2023, bantuan anakan babi diserahkan secara simbolis oleh pejabat Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya Kemensos RI, Jihat Santoso didampingi Bupati Spei Bidana di Kampung Arinkop, Distrik Kalomdol, Pegubin.

    “Pelihara baik-baik dan kembang biakan ya. Di Oksibil ini, babi satu ekor bisa dijual mahal dengan harga Rp 20 juta. Jadi bisa untuk tingkatkan ekonomi keluarga,” kata Bupati Spei saat menyerahkan bantuan kepada warga penerima bantuan di depan Kantor Kampung Arinkiop.

    Menurut Spei, tahap pertama, bantuan ternak babi ini difokuskan di tiga distrik yakni seputaran Kota Oksibil, Distrik Kalomdol, dan Distrik Serambakon.

    “Teknisnya, bantuan ternak babi ini diserahkan oleh yang punya anakan babi kepada yang tidak punya, satu pasang. Rencana jumlahnya 1.000 ekor, nanti kita lihat bagaimana teknis di lapangan,” tutur Politisi PDI Perjuangan ini.

    Sementara itu Staf Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya Kemensos RI, Jihat Santoso mewakili Tim Kemensos mengatakan, bantuan ini merupkan pemberdayaan sosial bagi warga yang berada di lokasi 3 T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), termasuk Pegubin.

    “Artinya, bantuan ini bertujuan agar masyarakat Pegunungan Bintang bisa lebih berdaya, lebih sejahtera dan terjadinya peningkatan ekonomi melalui usaha ternak babi. Mohon kepada semua penerima yang datanya sudah masuk ke kami agar ternak ini dipelihara baik-baik dan berkembang biak karena bisa meningkatkan ekonomi,” kata Jihat.

    Menurut Jihat, secara teknis, bantuan ini akan diberikan melalui kelompok masyarakat peternak. Setiap kelompok peternak di Pegubin akan membuka rekeningnya, kemudian Kemensos akan mengirim dana bantuan ke rekening itu. Setelah bantuan diterima, tugas selanjutnya ialah membeli babi sesuai nilai yang sudah disepakati.

    “Satu kepala keluarga dua ekor dan nilai bantuannya Rp 4 juta per KK untuk membeli 2 ekor babi. Teknis selanjutnya, kelompok peternak ini bekerja sama dengan penyedia anakan babi untuk membeli babi. Proses pembelian juga menggunakan transfer rekening dari kelompok usaha ke penyedia anakan babi,” tegas Jihat.

    Item Bantuan Kemensos

    Di tempat yang sama, Bupati Pegubin Spei Yan Bidana menambahkan, bantuan ternak babi adalah satu dari empat item bantuan Kementerian Sosial bagi masyarakat Pegubin di tahun 2023 ini.

    “Selain ternak babi, juga bantuan pakaian 1.000 potong yang teknis pembagiannya diatur oleh Dinas Sosial. Kemudian, rencana awal bantuan Penerangan Jalan Utama (PJU) tapi karena teknisnya tidak memungkinkan jadi saya minta Ibu Menteri dialihkan ke RSUD Oksibil yaitu penyediaan listrik 1 Megawatt Solar Cell. Juga bantuan pembiayaan BPJS untuk dana Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi 26 ribu jiwa,” ujar Spei Bidana.

    Perjuangan Bupati Spei Bidana untuk bantuan Kemensos ini dilakukannya saat ia bertemu Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kamis, 23 Februari 2023 di Jakarta. Tak butuh waktu lama, proses bantuan ini pun ditindaklanjuti dengan pengiriman tim Kemensos dipimpin Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya Kemensos RI, Jihat Santoso didampingi Turut mendampingi Jihat, Rudy Firmansyah, penyuluh Sosial Ahli Madya dan Ricko Angga Perdana/Pengadministrasi Kepegawaian Kemensos pada 10 April 2023 ke Oksibil.

    Turut hadir dalam penyerahan bantuan ternak babi secara simbolis itu, Ketua TP PKK Pegubin, Ny. Susana Maria Apaseray, S.IP, Plt. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pegubin Yustinus Oropka, S.IP, dan Kepala Kampung Arinkop, Pinensius. (Sumber: Papua Bangkit/Gusty Masan Raya)

  • Bupati Spei Bidana Rela Lewati Bukit Terjal Belasan Kilometer Untuk Ikut Penguburan Ayahnya

    Bupati Spei Bidana Rela Lewati Bukit Terjal Belasan Kilometer Untuk Ikut Penguburan Ayahnya

    JAYAPURA (PB.COM)—Cinta anak terhadap orang tuanya tetaplah abadi. Tak lekang oleh waktu, tak pudar dimakan usia. Begitulah juga teladan cinta yang ditunjukkan Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST,M.Si.

    Pada Jumat, 31 Maret 2023, Bupati Spei mendapat kabar duka. Sang ayah tercinta, Agus Bidana meninggal di Kampung Apom, Distrik Kiwirok dalam usia 105 tahun. Keesokan harinya, Sabtu, 1 April 2023, sekitar Pkl. 08.00, Bupati Spei bersama rombongan keluarga dengan menggunakan pesawat SAM Air terbang dari Kota Oksibil menuju Bandara Kiwirok. Penerbangan hanya memakan waktu sekitar 25 menit.

    Bupati Spei didampingi Simon Kalakmabin dan keluarga dalam perjalanan.
    Bupati Spei didampingi Simon Kalakmabin dan keluarga dalam perjalanan.

    Simon Kalakmabin, salah satu keluarga yang ikut dalam rombongan Bupati Spei menuturkan, usai turun dari pesawat, Bupati Spei bersama keluarga lalu menempuh perjalanan darat dengan berjalan kaki dari Kampung Polobakon Distrik Kiwirok menuju Kampung Apom Distrik Oklip.

    “Jaraknya sekitar belasan kilometer. Kami jalan kaki bersama kaka Bupati Spei sekitar tiga jam lebih dengan medan yang sangat sulit. Juga ada Wakil Bupati Kris Uropmabin sama-sama. Kami diantar oleh pasukan Gabungan TNI/Polri di bawah pimpinan Serka Lukas Sosomar,” kata Simon saat dihubungi papuabangkit.com, Selasa, 4 April 2023 malam.

    Menurut mantan Kabag Humas Pegubin ini, penguburan Alm. Agus Bidana berlangsung pada Senin, 3 April 2023 sekitar Pkl. 15.00 WIT. Ratusan orang hadir. Sebab almarhum ialah seorang tokoh adat dan tokoh Gereja Katolik di Kiwirok. Wakil Bupati Pegubin Kris Bakweng Uropmabin, ST pun hadir dan turut menyampaikan empati dan belasungkawa mendalam kepada Bupati sekeluarga.

    Bupati Spei dan rombongan saat rehat sebentar di areal perbukitan.
    Bupati Spei dan rombongan saat rehat sebentar di areal perbukitan.

    Sehari sesudah penguburan, demi menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, Bupati Spei pun balik ke Oksibil dengan berjalan kaki dari Dusun Aipikin, Kampung Apom menuju Kampung Polobakon.

    “Siang tadi bapak bupati bersama kami dari Aiphikin dan baru tiba di Kampung Polobako, Distrik Kiwirok. Kami menginap semalam di Pos Koramil sini. Esok pagi jam delapan baru terbang ke Oksibil dengan pesawat SAM Air,” urai Simon.

    Simon menuturkan, perjalanan dari Aiphikin ke Polobako di Distrik Kiwirok ditempuh Bupati Spei dan rombongan kurang lebih tiga jam. Tepat Pkl. 13.48, Spei dan sejumlah keluarga meninggalkan kampung kelahirannya.

    “Kami harus lewati tebing yang terjal dan curam. Bapak Bupati sepanjang jalan beberapa kali mengajak kami minum air kali yang mengalir di sela-sela tebing. Ya ini bukti cinta beliau terhadap ayah tercinta yang telah menghadirkannya ke dunia dan menjadi orang hebat saat ini,” bilang Simon.

    Kabupaten Pegunungan Bintang yang tinggal beberapa hari lagi merayakan HUT ke-20 pada 12 April 2023, memang memiliki wilayah yang sangat luas. Terdiri dari 34 distrik dan 277 kampung dengan kontur geografis yang banyak dipenuhi bukit dan gunung, menjadi salah satu penyebab masih minimnya jalan darat antar distrik dan kampung di wilayah ini.

    Seperti beberapa daerah di Pegunungan Papua lainnya, pesawat masih menjadi satu-satunya alat tranpsortasi andalan warga yang hendak keluar masuk melalui pusat distrik. Setelah itu, untuk menggapai kampung-kampung, rata-rata warga berjalan kaki bejam-jam, bahkan berhari-hari-hari.

    Tetapi di balik bukit dan gunung di Pegubin, air mengalir deras di kali maupun celah-celah perbukitan. Sejuk dan jernih. Rombongan Bupati Spei pun menikmati jernihnya air kali, seperti di Ok Pitup, Okapom, Okngipyim, dan Okpoka yang mereka melewati sepanjang perjalanan dari Aiphikin menuju Polobakon.

    Bupati Spei saat meminum air yang jernih dan segari dari celah-celah bukit saat perjalanan menuju Kampung Polobakon.

    Dalam rombongan duka yang berangkat ke Kampung Apom itu, ada Bupati Spei bersama anak keduanya, Kepala Dinas Kebudayaan Pegubin Decky Bidana dan Kepala BRIDA Pegubin Gerald Bidana yang adalah adik kandung bupati, dua ponakan bupati yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Ibu Milka Mabel dan Kabag Tata Pemerintahan Setda Pegubin Paul Mabel, Kepala Dinas Pariwisata Ambrosius Alwoka, Sekretaris PTSP Woki Uopmabin, dan Kepala Bidang Industri Disperindag Simon Kalakmabin.

    Ikut juga beberapa Kepala Kampung, diantaranya Kepala Kampung Kungulding Martinus Kalakmabin, Kepala Kampung Mangabip Paskalis Kasipmabin, Kepala Kampung Pomding Senus Uopdana, Kepala Kampung Lolim Efred Hiktaop, Kepala Kampung Apom Metho. D Hiktaop, serta sejumlah keluarga besar Bidana, Hiktaop, Yamhin, Uopmabin, Kalakmabin, Taplo, Uopdana, Kahipdana, dan Haongap.

    Sumber: papuabangkit (Gusty Masan Raya)

  • Penerbangan Perintis Kargo ke Oksibil Bantu Distribusi Barang Kebutuhan Masyarakat

    Penerbangan Perintis Kargo ke Oksibil Bantu Distribusi Barang Kebutuhan Masyarakat

    Jakarta, InfoPublik – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), M. Kristi Endah Murni, menyambut baik hadirnya penerbangan perintis angkutan udara kargo untuk Koordinator Wilayah (Korwil) Oksibil yang pengoperasiannya resmi dimulai pada Sabtu, 1 April 2023 kemarin.

    “Penerbangan perintis kargo itu tentunya sangat membantu pengiriman dan pendistribusian barang-barang di Korwil Oksibil, dan pastinya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” ucap Kristi sebagaimana dikutip InfoPublik pada Minggu (2/4/2023).

    Penerbangan perintis kargo itu melayani rute penerbangan Merauke-Oksibil dengan operator penerbangan PT Trigana Air Service. Sedangkan rute penerbangan Oksibil menuju 10 distrik yaitu Teraplu, Okbibab, Borme, Diphikin, Waieme (Tauban), Kawor, Aboy, Tinibil, Bime dan Batom) dioperasikan oleh PT Nasional Global Aviasi.

    Sebelumnya, dijadwalkan penerbangan perintis kargo tersebut akan dimulai pada minggu ke-4 Maret 2023, akan tetapi karena bertepatan dengan jadwal maintenance pesawat, maka baru bisa dioperasikan awal April 2023.

    Untuk memenuhi target realisasi frekuensi penerbangan, maka jadwal yang semula akan dilayani sebanyak dua kali dalam seminggu ditingkatkan menjadi empat kali dalam seminggu, khusus untuk rute penerbangan Merauke – Oksibil.

    “Kami (Ditjen Hubud) berharap, operator penerbangan dapat melaksanakan program penerbangan angkutan udara perintis ini sesuai kontrak kerja yang telah disepakati pada akhir Desember 2022. Tentunya dengan selalu memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” ucapnya.

    Menurut Kristi, menjalankan program angkutan udara perintis ini tentunya tidak mudah. Banyak tantangan yang dihadapi, seperti masih terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki kualifikasi khusus di remote area/daerah pegunungan, terbatasnya jumlah pesawat, kondisi keamanan dan teknis bandara, hingga faktor alam seperti cuaca buruk dan bencana alam.

    “Tantangan akan selalu ada, namun berkat kolaborasi dan sinergitas bersama Kementerian/Lembaga terkait, serta dukungan Pemerintah Daerah dan pihak keamanan TNI/Polri, operasional penerbangan angkutan udara perintis dapat berjalan,” jelasnya.

    Kristi berharap, dengan adanya penerbangan perintis kargo tersebut dapat membantu penurunan disparitas harga serta pemerataan pembangunan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat disana.

    Sumber: infopublik.id (Penulis : Dian Thenniarti, Redaktur : Untung S)

  • Gempa M 5,4 Terjadi di Pegunungan Bintang Papua

    Gempa M 5,4 Terjadi di Pegunungan Bintang Papua

    Jakarta, CNN Indonesia — Gempa bumi dengan magnitudo 5,4 mengguncang Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (3/4) dini hari.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa itu terjadi pada pukul 02.12 WIB.Titik koordinat gempa terletak di 4,63 Lintang Selatan dan 143,38 Bujur Timur, tepatnya 318 kilometer di Tenggara Pegunungan Bintang.

    Gempa itu berada di kedalaman 10 kilometer. BMKG menegaskan bahwa informasi ini masih berdasarkan data awal.

    “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian pernyataan BMKG di Twitter.

    Sumber: cnnindonesia.com

  • Pegubin Berduka, Ayahanda Dari Bupati Spei Bidana Meninggal Dunia Di Usia 105 Tahun

    Pegubin Berduka, Ayahanda Dari Bupati Spei Bidana Meninggal Dunia Di Usia 105 Tahun

    JAYAPURA (PB.COM)—Duka menyelimuti Bumi Aplim Apom, Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan. Agus Bidana, ayahanda tercinta dari Bupati Spei Yan Bidana, ST,M.Si meninggal dunia dalam usia 105 tahun.

    Kabar duka itu beredar sejak Jumat, 31 Maret 2023 malam dalam sejumlah WhatsApp (WA) Group. Ayahanda Bupati Spei, Agus Bidana, meninggal di hari itu tepat Pkl. 14.00 di Kampung Berusaha, Distrik Kiwirok.

    “Selamat Malam Komandan. Izin melaporkan bahwa pada hari Jumat, tanggal 31 Maret 2023 Pukul 17.30 Wit, ada 2 orang masyarakat Apom telah datang ke Koramil untuk memberikan informasi untuk minta tolong Danramil menghubungi Bupati menyampaikan ayah kandung dari Bapak Bupati Pegunungan Bintang meninggal an. Alm bapak Agus Bidana Pukul 14.00 WIT di Kampung Berusaha (Apom),” begitu bunyi pesan WA yang diterima redaksi.

    Papuabangkit.com pun mengumpulkan sejumlah informasi dan memberi ucapan duka kepada orang nomor satu Pegunungan Bintang, malam itu juga.

    “Terima kasih adik. Ayah meninggal dalam usia 105 tahun,” jawab Bupati Spei singkat, Jumat, 31 Maret 2021 malam.

    Tokoh Gereja Katolik di Oklip

    Almarhum Agus Bidana lahir pada tahun 1918. Ia pergi meninggalkan 7 orang anaknya dan puluhan cucu dan cicitnya dalam usia 105 tahun.

    Paul Mabel, salah satu cucu dari alm Agus Bidana menuturkan, kakeknya menikah dengan neneknya alm. Agustina Taplo dan dianugerahi 12 anak. Namun dua di antaranya mengalami keguguran.

    “Mama saya, Ani Bidana adalah anak yang ketiga. Jadi kakek Agus Bidana ini punya 12 anak, yang lahir dan hidup sampai besar itu ada 10 anak. Dari 10 ini, tiga sudah meninggal,” kata Paul yang saat ini menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Pegunungan Bintang.

    Selain Bupati Spei Yan Bidana yang adalah anak ketujuh, alm. Agus Bidana juga memiliki tiga putra hebat yang saat ini menduduki jabatan penting di Pemda Pegubin. Yakni Decky Bidana (anak keempat) yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Elix Bidana (anak kelima), dan Gerald Octoviaen Bidana (anak kedelapan) yang saat ini menjabat Kepala BRIDA.

    Menurut Paul, alm. Agus Bidana tak hanya seorang petani biasa di Kampung Aiphikin, Distrik Oklip. Ia adalah tokoh yang pertama kali menerima misi Gereja Katolik di wilayah itu.

    “Beliau adalah tokoh pemimpin yang visioner di kampung, penyayang dan peduli dengan semua orang. Ia juga sangat terbuka menerima semua orang dengan segala kekurangan mereka. Banyak nilai-nilai karakter kepemimpinan yang kami tiru dari opa,” tuturnya.

    Paul menambahkan, rencana pemakaman alm. Agus Bidana akan dilakukan di Kampung Berusaha Distrik Kiwirok pada tanggal 3 atau 4 Maret 2023.

    “Bapak Bupati dan rombongan sejak tadi (Sabtu, 1 April 2023—Red) jalan kaki dari Oksibil ke Oklip, Kira-kira tiga sampai empat jam. Kami anak cucuk yang lain dari Jayapura, Timika dan sebagian dari Jayawijaya Senin baru naik,” tutup Paul.

    Plt. Sekretaris Daerah Pegunungan Bintang, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., MH atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya ayahanda Bupati Spei Bidana.

    “Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga ayahanda terkasih diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan iman. Ini duka seluruh rakyat Pegunungan Bintang,” ujar dr. Silwanus.

    Sumber: papuabangkit.com (Gusty Masan Raya)

  • Semangat Anak Pegunungan Bintang Belajar Berhitung Dalam Polisi Pi Ajar

    Semangat Anak Pegunungan Bintang Belajar Berhitung Dalam Polisi Pi Ajar

    Papua, Jurnalpolri.com – Polri terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan yang rutin dilaksanakan melalui Program Polisi Pi Ajar. Hal inilah yang dilakukan jajaran anggota Polisi di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan dengan mengajarkan anak-anak binaannya di Distrik Oksibil, ibu kota Pegunungan Bintang, Jumat (31/03/2023).

    Sebanyak 10 anak yang mengikuti kegiatan belajar berhitung dalam Program Polisi Pi Ajar di Oksibil. Tampak anak-anak sangat bersemangat dan antusias ketika Bripda Rudy Cakaradini dan Bripda Sardi tiba di lokasi yang biasa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

    Anak-anak yang kala itu sedang bermain ketika melihat Bripda Rudy dan Bripda Sardi tiba di lokasi langsung memberitahukan temannya bahwa pak guru (Bripda Rudy dan Bripda Sardi) sudah datang untuk mengajar dan bergegas mengambil buku di rumah mereka.

    “Wee cepat ambil buku pak guru sudah datang” ucap salah seorang anak binaan kepada teman-temannya.

    Personel Satgas Binmas yang sudah tiba di lokasi selanjutnya menyiapkan meja dan papan tulis untuk digunakan sebagai media pembelajaran kepada anak-anak binaan sembari menunggu mereka datang.

    Dalam kegiatan tersebut personel satgas binmas mengajarkan anak-anak binaannya mengenal bilangan ganjil dan genap dari 1 – 25 dalam bentuk permainan angka hilang.

    “Kami coba mengenalkan mereka dengan materi bilangan ganjil dan genap yang dikemas dengan metode permainan seperti menuliskan angka yang berurutan di papan tulis namun ada angka yang kami hilangkan untuk dijawab oleh anak-anak. ”Jelas Bripda Sardi.

    Beberapa pertanyaan diberikan kepada anak-anak untuk melihat seberapa paham mereka dalam menerima materi, alhasil anak-anak yang sudah paham saling berebutan untuk menjawabnya.

    “Setelah dijelaskan mereka (Anak-anak) mulai paham, alhasil ketika kami berikan mereka pertanyaan mereka saling berebut untuk menjawabnya.” Ujar Bripda Sardi.

    Di tempat berbeda, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan Pendidikan adalah salah satu prioritas polri dalam mendukung pembangunan daerah maupun sumber daya manusia khususnya di Papua, dan harapannya melalui Program Polisi Pi Ajar dapat membantu meningkatkan kualitas Pendidikan khususnya bagi generasi muda di Pegubin.

    Diketahui Pegunungan Bintang termasuk salah satu dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan dengan kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berkategori rendah dengan nilai di bawah angka 60.

    Sumber: jurnalpolri.com

  • Warga Kampung Kawe Akhirnya Menikmati Layanan Internet 4G

    Warga Kampung Kawe Akhirnya Menikmati Layanan Internet 4G

    PAPUA PEGUNUNGAN | Masyarakat Kampung Kawe, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, mulai Selasa (28/3/2023) sudah bisa menikmati layanan data internet di wilayahnya.

    Kehadiran internet tersebut atas kerjasama TNI dengan Pemkab Pegubin yang selama ini berkoordinasi dengan tim dari BTS Bhakti yang dikoordinir Benyamin, sehingga Tower BTS Bakti 4G dapat hadir di Kampung Kawe.

    Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengungkapkan, dengan rampungnya pembangunan Tower BTS Bakti 4G hari ini, maka masyarakat di Kampung Kawe bisa menikmati internet dengan baik dan lancar.

    “Puji syukur semua berjalan dengan lancar dan hari ini (kemarin,red) masyarakat sudah bisa mengakses jaringan internet,” kata Danrem dalam rilisnya, Selasa malam.

    Menurut jenderal Kopassus bintang satu ini, masyarakat di Kampung Kawe begitu antusias menyambut kehadiran jaringan komunikasi (internet) di daerahnya. Hal itu terlihat sejak awal perencanaan pembangunan tower, masyarakat selalu hadir dan ikut membantu baik penyiapan lahan hingga proses pembangunan.

    “Saya pikir ini merupakan salah satu dari kerinduan masyarakat akan pembangunan di daerahnya. Kita tahu bersama, saat kita menghadirkan konektivitas, yang terwujud bukan hanya sambungan internet atau telekomunikasi, tetapi juga harapan untuk masa depan yang gemilang khususnya untuk menunjang pendidikan para generasi Papua di Kampung Kawe ini,” jelasnya.

    Ia pun berharap dengan adanya pembangunan telekomunikasi ini akan menjadi pendorong pembangunan di sektor lainnya seperti pendidikan, kesehatan dan pemerintahan. Begitu juga dengan daerah-daerah terpencil lainnya.

    “Bersama dengan Pemkab Pegubin, kami akan terus berupaya untuk mewujudkan program Pemerintah Pusat dalam melakukan pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil dan terisolir,” aku Danrem.

    Kendati tak mudah, Danrem terus berkomitmen untuk membantu Pemkab Pegubin dalam mensejahterakan masyarakatnya.

    “Untuk itu, kolaborasi antara TNI dan Pemkab Pegubin guna menghadirkan negara hingga ke daerah terpencil dan terisolir akan terus berlanjut,” tuturnya.

    Sementara itu, masyarakat Kampung Kawe menyambut operasional layanan internet dengan acara adat bakar batu sebagai ungkapan rasa syukur.

    Tokoh Masyarakat Kampung Kawe, Saskar, mengaku bahwa masyarakat sangat senang dengan adanya pembangunan jaringan internet, karena selama ini kampungnya belum tersedia jaringan telekomunikasi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemkab Pegubin karena sudah memperhatikan masyarakat di Kampung Kawe melalui TNI. Kami bersuka cita keberadaan TNI yang begitu tiba-tiba langsung memberikan dampak yang begitu besar bagi kampung ini,” katanya.

    Saskar juga memaparkan bahwa Kampung Kawe merupakan salah satu daerah yang sulit untuk dijangkau. Untuk itu, masyarakat sangat bersyukur TNI dan Pemerintah Pusat maupun daerah begitu peduli dengan masyarakatnya.

    “Masyarakat kami harus maju, kampung kami harus maju, itu yang kami harapkan selama ini. Dengan adanya jaringan internet ini juga, kami bisa berkomunikasi dengan keluarga di luar Kampung Kawe, dan anak-anak kami sekarang bisa menambah wawasan dengan membuka internet,” tandasnya.

    Sumber : seputarpapua.com (Alley)

  • Masyarakat Pegunungan Bintang Bersama Satgas Yonif 143/TWEJ Gelar Karya Bakti Bersihkan Lingkungan

    Masyarakat Pegunungan Bintang Bersama Satgas Yonif 143/TWEJ Gelar Karya Bakti Bersihkan Lingkungan

    Keerom – Dalam rangka mempererat komunikasi, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, Satgas Yonif 143/TWEJ bersama warga melaksanakan Karya Bakti di Kampung Abmisibil, Distrik Okbibab, Kab. Pegunungan Bintang, Papua, Kamis (23/03/2023).

    Dalam keteranganya, Danpos Okbibab Satgas Yonif 143/TWEJ Letda Inf Briant Purba Wisesa, S.Tr.(Han)., mengungkapkan bahwa Karya Bakti bersama masyarakat ini dalam rangka untuk lebih mempererat Komunikasi antara Satgas, Pemerintah daerah dan masyarakat guna bersama-sama menciptakan lingkungan yang indah dan nyaman.

    “Melalui kegiatan ini Satgas berharap dapat terjalin komunikasi yang lebih erat antara Satgas, aparat distrik dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI- rakyat,” ungkap Danpos.

    Kegiatan Karya Bakti yang dipimpin langsung oleh Danpos Okbibab Satgas Yonif 143/TWEJ Letda Inf Briant Purba Wisesa, S.Tr.(Han)., mendapat sambutan sangat antusias dari warga. Tampak keakraban terjalin diantara TNI dan masyarakat untuk bekerja sama menciptakan lingkungan yang bersih, indah dan nyaman.

    “Kami sangat bangga dan mengucapkan terimakasih kepada Kadistrik dan seluruh masyarakat Okbibab yang telah hadir dalam Karya Bakti kali ini. Semoga dengan kegiatan ini dapat mempererat keakraban diantara kami,” tambah Danpos.

    Sementara itu, Kadistrik Okbibab bapak Emilyanus Urpon, S.E., (51) mengucapkan terimakasih atas peran serta Satgas turut menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan untuk mencapai kemakmuran bersama.

    “Saya mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada bapa TNI yang selalu hadir membantu masyarakat, semoga melalui kegiatan ini dapat mempererat kominikasi dan keakraban,” tutur Emilyanus Urpon, S.E.

    Autentifikasi : Pen Satgas Yonif 143/TWEJ

    Sumber: indosiber.id (Erfan Nurali)

  • Pesta Olahraga Jelang HUT ke-20 dan Harapan Kembalinya Pegunungan Bintang Yang Damai

    Pesta Olahraga Jelang HUT ke-20 dan Harapan Kembalinya Pegunungan Bintang Yang Damai

    JAYAPURA (PB.COM)—Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan pada 12 April 2023 mendatang genap berusia 20 tahun. Kabupaten yang dimekarkan dari Jayawijaya ini memiliki luas 15.683 kilometer persegi. Pegubin terbagi ke dalam 34 distrik dan 277 desa/kampung dengan jumlah penduduk berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2020 sebanyak 75.800 jiwa.

    Wilayah yang dijuluki Bumi Aplim Apom berbatasan langsung dengan negara PNG ini sejak dulu dikenal relatif kondusif. Sayangnya, citra itu tercoreng dua tahun belakangan. Serangkaian gangguan keamanan berupa teror, penembakan, pembunuhan dan pembakaran terjadi.

    Para pemain sepak bola yang siap melakoni pertandingan eksebisi mengawali turnamen HUT Kabupaten Pegubin yang dibuka Bupati Spei Bidana. Jumat, 10 Maret 2023. Para pemain adalah dari kepala OPD, kepala distrik, dan TNI/Polri.

    Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Spei Yan Bidana, ST, M.Si dan Wakil Bupati Kris Bakweng Uropmabin, ST pun tak tinggal diam. Mereka terus berupaya untuk mengembalikan suasana Pegubin kembali menjadi rumah yang aman bagi siapa saja yang bekerja melayani dan membangun Pegubin.

    Memanfaatkan momen HUT ke-20 tahun ini, Pemda Pegubin pun menggelar turnamen sepak bola dan bola voley yang telah resmi dibuka Bupati Spei pada Jumat, 10 Maret 2023 lalu dengan tendangan bola perdana di Lapangan Sepak Bola Kabiding, Kota Oksibil.

    “Turnamen ini kita gelar semata-mata untuk mesyukuri kehadiran Kabupaten Pegunungan Bintang. Untuk bisa terbentuknya kabupaten ini tidaklah mudah. Kita bisa bertumbuh dan bermanfaat, itu hanya melalui kabupaten ini. Kita ini punya potensi besar. Kita harus bisa bangkit dan berinovasi. Yang penting kuncinya adalah keamanan. Bukan saja untuk momen menjelang ulang tahun kabupaten ini saja, tetapi juga untuk pembangunan berkelanjutan,” pesan Bupati Spei Bidana saat membuka turnamen.

    Sependapat dengan Bupati, Wakil Bupati (Wabup) Kris Bakweng Uropmabin mengatakan turnamen olahraga ini digelar untuk menciptakan kembali rasa aman di Pegubin, sekaligus menghilangkan stigma buruk yang terlanjur dilabeli oleh masyarakat luar tentang Pegubin.

    “Dengan momen digelarnya turnamen ini, kita ingin tunjukkan kepada dunia luar Pegunungan Bintang, kepada provinsi dan negara bahwa wilayah kita aman untuk aktivitas pemerintahan berlangsung. Kami bersepakat untuk memulai dan mengembalikan keamanan dan kenyamanan hidup di Pegunungan Bintang seperti pada 20 tahun yang lalu,” kata Wabup Kris.

    “Dan hari ini pun kami kembali beraktivitas seperti biasa di Oksibil selaku ibukota kabupaten yang menjadi barometer pembangunan untuk menyebarkan virus perdamaian kepada seluruh wilayah di 34 distrik,” tambahnya.

    Junjung Sportivitas, Jaga Kamtibmas

    Kapolres Pegubin AKBP M. Davi Bastomi S.H., S.I.K., M.I.K mengatakan, sebenarnya secara aturan persepakbolaan, fasilitas olahraga di Oksibil tempat digelarnya turnamen belumlah layak dari sisi keamanan.

    Namun, pihaknya tetap mengizinkan turnamen ini digelar sekaligus memberi ruang untuk masyarakat saling bersilaturahmi. Dengan catatan, setiap warga harus tetap menjaga Kamtibmas dan aturan yang dikeluarkan oleh panitia dan aparat keamanan.

    Kapolres Davi Bustomi bersama Kepala BPKAD Jenni Lithin dan Kepala Kominfo Alferus Sanuari di sela-sela pembukaan turnamen sepak bola.

    “Saya minta selama jalannya pertandingan, khususnya sepak bola kaki, wasit tetap bijak dan professional menjalankan tugas di lapangan. Sebab kadang pemicu konflik adalah ada dari kepemimpinan wasit,” tutur Kapolres Davi didampingi Pabung Kodim 1715/Yahukimo Mayor Arh Soni B.S. Simanjuntak.

    Sementara itu, Asisten 1 Setda Pegubin selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Nico Uropmabin, S.IP, M.Si mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak keamanan yang telah membantu memberi meringankan pengamanan sehingga acara kita dapat terlaksana dengan meriah. Kami berharap pihak TNI/Polri selalu mendampingi kami hingga puncak perayaan ini 12 April mendatang,” kata Nico.

    Menurutnya, turnamen sepak bola diikuti oleh 27 tim putra dan 17 tim putri. Sedangkan untuk bola volley, terdapat 18 tim putra dan 17 tim putri yang ikut. Sesuai agenda, turnamen ini akan berlangsung hingga 11 April 2023 atau H-1 sebelum perayaan puncak HUT kabupaten.

    Ia berharap semua tim yang terlibat dalam turnamen ini menjunjung tinggi semangat sportivitas, kebersamaan, persaudaraan dan kekeluargaan dengan Motto Di Lapangan Hijau, Semuanya Sama-Sama Pemain Tanpa Ada Perbedaan Kasta, Tidak Ada Kemenangan Tanpa Kerja Keras Dan Semangat Pantang menyerah.

    Sumber: papuabangkit.com (Aquino Ningdana/Gusty Masan Raya)